Monday, June 11, 2012

HIDUP ITU PILIHAN

Hidup itu berawal dari "B" dan berakhir di "D".

"B" = Born (lahir)

dan

"D" = Death (meninggal)

Tapi diantara huruf "B" dan "D" ada huruf "C"

"C" = Choice (pilihan)

Hidup selalu menawarkan pilihan,
Tersenyum atau marah...
Memaafkan atau membalas...
Mencintai atau membenci...
Bersyukur atau mengeluh...
Berharap atau putus asa...

Tidak ada pilihan yang tanpa konsekuensi. Namun Tuhan selalu memberikan yang terbaik.

RENCANA kita boleh INDAH, tapi rencana TUHAN-lah yang TERINDAH..

Friday, June 1, 2012

BAGAIMANA MENARI DI TENGAH BADAI


Pada suatu hari, seperti biasanya kami berkendaraan menuju ke suatu tempat, dan aku yang mengemudi.

Setelah beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi dan berhenti.

"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", aku bertanya.

"Teruslah mengemudi!", kata Ayah.

Aku tetap menjalankan mobilku.

Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun. Beberapa pohon bertumbangan, bahkan ada yang diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan.
Kulihat kendaraan-kendaraan besar juga mulai menepi dan berhenti.

Aku tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandanganku sampai hanya berjarak beberapa meter saja.

Anginpun mengguncang-guncangkan mobil kecilku. Aku mulai takut. Tapi aku tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.

Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, kurasakan hujan mulai mereda dan angin mulai berkurang.

Setelah beberapa killometer lagi, sampailah kami pada daerah yang kering dan kami melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.

"Silahkan kalau mau berhenti dan keluarlah", kata Ayah tiba-tiba.

"Kenapa sekarang?", tanyaku heran.

"Agar engkau bisa melihat dirimu seandainya engkau berhenti di tengah badai".

Aku berhenti dan keluar. Kulihat jauh di belakang disana badai masih berlangsung.

Aku membayangkan mereka yang terjebak di sana dan berdoa, semoga mereka selamat.

Dan aku mengerti bahwa jangan pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dalam ketidak-pastian dan ketakutan kapan badai akan berakhir serta apa yang akan terjadi selanjutnya.

Jika kita sedang menghadapi "badai" kehidupan, teruslah berjalan, jangan berhenti, jangan putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus kacau, menakutkan dan penuh ketidak-pastian.

Lakukan saja apa yang dapat kita lakukan, dan yakinkan diri bahwa badai pasti berlalu !

PUTARAN RODA KEHIDUPAN

Suatu hari sepasang suami istri sedang makan di rumah,
tiba-tiba pintu rmhnya diketuk seorang pengemis.

Melihat keadaan si pengemis itu, si istri merasa terharu & bermaksud memberi sesuatu.

Tapi sebagai istri baik & patuh pd suaminya, ia meminta izin terlebih dahulu, "suamiku, bolehkah aku memberi makan kpd pengemis itu?"

Dgn suara lantang & kasar, ia menjawab, "jangan!
Usir saja & tutup pintu!"

Wanita berhati baik ini terpaksa tak memberikan apa-apa kpd si pengemis tadi.

Seiring berjalannya waktu,
lelaki ini bangkrut,
kekayaannya habis & ia menanggung byk hutang.

Selain itu, karna ketidaksesuaian sifat dgn istrinya, rumah tangganya tak aman & diakhiri dgn perceraian.

Beberapa tahun kemudian bekas istri lelaki bangkrut itu menikah lagi dgn seorang saudagar di kota & hidup berbahagia.

Suatu hari, wanita itu sedang mkn dgn suami barunya,
tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk org.

Stlh pintu dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah pengemis yg keadaanya membuat hati wanita tadi terharu.

Ia pun berkata kpd suaminya,
"Suamiku bolehkah aku memberi sesuatu kpd pengemis ini?"

"Ya, beri pengemis itu makan sayang!"

Setelah memberi makan kpd pengemis itu, istrinya masuk ke dalam rumah sambil menangis.

Dgn rasa heran suaminya bertanya, "mengapa kau menangis? Apakah karna aku menyuruhmu memberikan daging ayam pd pengemis itu?"

Wanita itu menggeleng lemah,
lalu berkata dengan sedih,
"suamiku, aku sedih dengan perjalanan takdir yg sungguh menakjubkan. Tau kah engkau siapa pengemis yg ada diluar itu? Dia adalah suamiku yg pertama."

Mendengar keterangan ini,
sang suami sedikit terkejut,
tapi segera balik bertanya,
"Taukah kau siapakah aku yg kini menjadi suamimu ini?
Aku adalah pengemis yg dulu diusirnya."
Pesan Moral,
Roda kehidupan selalu berputar,
"Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan."

DOA SI GARENG

Si GARENG ingin segera sukses, dia berdoa, Ya Tuhan., Jadikan aku orang yang cuma dengan kipas-kipas saja uang mendatangiku..! Jreeeng !!!...