Ini adalah pengalaman Saya di tempat kerja baru. Suatu hari
aku diminta untuk dinas ke luar kota (Solo). Saat itu saya berangkat terpisah
dengan rombongan, dikarenakan masih ada pekerjaan yang mesti saya kerjakan di
Kantor. Akhirnya
saya memilih berangkat
untuk naik Bis Handoyo. Sebelum berangkat sebenarnya ada sedikit keraguan. Ragu
apakah saya bisa mencapai ke tempat penginapan, karena saya tidak tahu rute
dari tempat saya turun ke penginapan, tidak ada yang bisa menjemput saya, dan
terakhir sampai Solo pasti Malam hari (01:00). Karena itu tugas kantor jadi
saya mau tidak mau mesti berangkat ke Solo. Sebelum naik ke Bis, dalam hati aku
berkata “Bismillahirohmanirrohim”. Dan yakin bahwa Allah akan selalu menolong
hamba – Nya.
Setelah saya duduk, saya teringat tentang tulisan di web
milik salah satu rekan kerja. Tulisan tersebut berisi tentang bagaimana manfaat
surat Al Fatihah itu mampu mendatangkan kemudahan. Akhirnya Saya coba praktikan
sendiri. Dengan rasa kesungguhan dan percaya bahwa Allah itu selalu berada
dimana-mana dan akan selalu menolong hamba-Nya. Saya membaca surat Al- Fatihah
itu terus menerus sampai tertidur lelap.
Akhirnya Bis tersebut berhenti di Terminal Tegal, Saya pun
terbangun. Tepat dari tempat duduk paling belakang ada seorang bapak-bapak
gemuk bertanya kepada saya.
“ Mau kemana mas? “ Tanya Bapak itu
“ Mau ke Solo pak “ Jawab Saya
“ Sama, saya juga mau ke Solo. Solonya dimana mas? “ Lanjut Tanya
Bapak itu
“ Sebenernya saya ke Solo ada tugas dari kantor pak. Saya
nginep di daerah Daleman Pak” Jawab Saya
“ Owya pak, mau Tanya kalau mau kea rah Daleman itu lebih
deket dari Kerten atau Terminal Tirtonadi ya? “ Tanya Saya.
“ Kalau mau deket ya dari Kerten, Mas “ Jawab Bapak itu
“ Ya sudah nanti kamu turun bareng saya saja di Kerten nanti
tak carikan taksi buat kea rah Daleman ” Kata Bapak itu
“ Owya, terima kasih Pak ” Kata Saya
Akhirnya sampai juga di daerah Kerten. Aku diminta oleh
bapak itu untuk menunggu jemputan anaknya. Tak lama berselang anak bapak itu
datang mengendarai mobil. Lalu bapak itu menuju mobil tersebut dan membukan
pintu tengah. Si Bapak itu masuk ke mobil, saya pun turut mengikutinya. Di
dalam mobil saya diperkenalkan dengan anaknya. Si Bapak itu meminta anaknya
untuk jalan pulang sembari mencari taksi. Akhirnya kita menepi di sisi jalan
dan menghampiri supir taksi yang sedang memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.
“ Pak, tolong antarkan adik saya ke Hotel di daerah Daleman “
kata bapak itu
Saya pun masuk kedalam taksi tersebut, tapi sebelumnya saya
berucap terima kasih kepada bapak itu. Akhirnya sampailah di depan gerbang
hotel. Ongkos taksipun tak terhitung mahal, hanya Rp. 25.000 (plus tips untuk
supir). Setelah masuk ke hotel dan ditunjukan kamar mana yang sudah dipesan
oleh Perusahaan, aku langsung mengetuk pntu kamar tersebut. Dan hanya sekali
ketuk saja pintu tersebut sudah terbuka. Ternyata yang didalam adalah rekan
kerja saya yang baru terbangun dan baru saja sedang menyaksikan pertandingan
sepak bola.
Memang benar, pertolongan Allah itu berada dimana-mana dan
dari arah yang tak pernah disangka-sangka. Ketika kita menghadapi kesusahan
janganlah berkecil hati, karena di dalam kesusahan Allah selalu menyipakan
banyak jalan keluarnya. Yang terpenting adalah kita Sungguh dan Percaya bahwa
Allah pasti akan menolong hamba-Nya.