Thursday, July 17, 2014

MEMPERTANYAKAN NASIHAT BAIK

Pengalaman ini terjadi saat saya menjadi seorang guru bimbingan konseling di salah satu SMK di Kabupaten Cirebon. Saat itu segerombolan siswa dari Jurusan Farmasi datang mengampiri ruangan saya. Entah mulai darimana, tiba-tiba ada seorang anak yang bertanya kepada saya.
“ Pak, Belajar itu penting atau nggak sih?” Tanya si Siswa
“ Kalau kata orang tua dan bapak Belajar  itu penting” Jawab Saya
“Tapi Pak” Sahut si Siswa
“ Tapi kenapa?” Tanya Saya
“ Aku setiap hari belajar, tapi kok setiap ulangan nilainnya selalu pas-pasan” Jawab si Siswa
“ Mungkin cara belajar Kamu yang salah” ucap Saya
“ Kalau begitu menurut kamu penting tidak belajar itu?” Lanjut  Saya
“ Gak Tau Pak” Jawab si Siswa
“ Mau tau jawabannya?” Tanya Saya
“Iya Pak” Jawab si Siswa tersebut.
“ Coba setiap akan diadakan ulangan atau ujian kamu tidak usah belajar. Nanti dilihat apakah nilai kamu itu besar atau kecil. Kalau nilainya besar berarti belajar itu tidak penting, tapi kalau nilai kamu kecil berarti belajar itu penting. Tapi perlu diingat ketika nilai kecil dan mesti remedial atau tidak naik kelas, Saya tidak akan bertanggung jawab” Jawab Saya
“Ah, nggak ah” lanjut si Siswa
“ Kenapa?” Tanya Saya
“ Takut remedial atau nggak naik kelas Pak” Jawab Si Siswa
Terkadang kita tidak pernah mendengarkan atau merasa ragu atas nasihat yang baik. Padahal nasihat tersebut datang dari seseorang yang telah mengalami hal tersebut. Apakah kita mesti mengalami sesuatu hal terlebih dahulu baru kita menyakini dan mempercayai?
Mempercayai dan menyakini sesuatu hal dengan harus mengalami sesuatu tersebut terlebih dahulu memang ada betulnya juga, namun seberapa banyak waktu kita untuk mengalami trial and error untuk membuktikan satu kesimpulan yang jelas-jelas itu sudah terbukti benar dan telah dibuktikan oleh banyak orang.

No comments:

Post a Comment

DOA SI GARENG

Si GARENG ingin segera sukses, dia berdoa, Ya Tuhan., Jadikan aku orang yang cuma dengan kipas-kipas saja uang mendatangiku..! Jreeeng !!!...