Ini kisahku lagi.
Saat itu adalah hari jumat, dimana setiap umat muslim
(khusus pria) wajib mengerjakan Shalat Jumat. Saat akan pergi ke masjid, aku
berfikir berapa jumlah yang harus aku shodaqoh kan di masjid tersebut. Akhirnya
aku tetapkan akan men-Shodaqoh-kan uangku sebanyak Rp. 5000 (lima ribu rupiah).
Namun setelah sampai masjid, dan kotak amal sudah di depan mata, dompet sudah
keluar dari kantong. Tiba-tiba ada bisikan dari syaitan yang menyuruh aku untuk
tidak mengeluarkan uang Rp 5000 (lima ribu rupiah) tersebut dan menggantinya
dengan uang Rp. 1000 (seribu rupiah). Dan aku sempat bimbang dengan bisikan
tersebut. Namun, akhirnya aku memutuskan untuk tetap men-Shodaqoh-kan uang
sebesar Rp 5000 (lima ribu rupiah). Dengan mengucap “Bismillahirrahmannirrohim”
aku memasukan uang tersebut ke dalam kotak amal.
Setelah sholat Jumat selesai, aku segera kembali ke kantor
dan bersiap untuk bersantap makan siang. Namun, sebelum aku memesan makan
siang, tiba-tiba dari arah depan terdengar suara memanggil aku. Akhirnya aku
dekati suara tersebut, ternyata rekan kerja aku yang memanggil. Dia menawarkan
aku untuk makan bakso bersama. Akhirnya aku memesan 1 mangkok
bakso.
Dan terlintas dalam pikiranku ternyata Allah langsung membalas apa yang telah aku Shodaqoh-kan tadi. Dipikir secara loika harga 1 (satu) mangkok bakso tersebut mungkin nominalnya setara
dengan uang yang akau shodaqohkan tadi.
Pelajaran dari kejadian ini adalah ketika kita memberi dengan ikhlas dan tanpa keraguan, Allah
akan membalas semuanya itu. Dan itu terjadi dalam kisahku. Perut kenyang amal
pun (insya Allah) diperoleh.
No comments:
Post a Comment